Paragraf Argumentasi

1. Jiwa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata jiwa memiliki arti roh manusia (yang ada di tubuh dan menyebabkan seseorang hidup atau nyawa. Jiwa juga diartikan sebagai seluruh kehidupan batin manusia (yang terjadi dari perasaan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya). Jiwa manusia, sebenarnya berbeda dengan jiwa makhluk yang lain seperti binatang, pohon, dan sebagainya. Jiwa manusia bagaikan alam semesta, atau alam semesta itu sendiri,yang tersembunyi di dalam tubuh manusia.dan trus bergerak dam berotasi.

 

2. Mental

Mental bersangkutan dengan batin dan watak manusia, yg bukan bersifat badan atau tenaga bukan hanya pembangunan fisik yg diperhatikan, melainkan juga pembangunan. mental juga dapat diartikan sebagai rasa keberanian seseorang. Sampai pada titik mankah keberanian seseorang tergantung dari seberapa mental seseorang itu.

 

3. Perilaku

Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar. Perilaku tidak boleh disalahartikan sebagai perilaku sosial, yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku sosial adalah perilaku yang secara khusus ditujukan kepada orang lain. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol sosial. Perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengidentifikasi faktor penyebab, pencetus atau yang memperberat timbulnya masalah kesehatan.

 

4. Stres

Stres menampakkan diri dengan berbagai cara. Sebagai contoh, seorang individu yang sedang stres berat mungkin mengalami tekanan darahtinggi, seriawan, jadi mudah jengkel, sulit membuat keputusan yang bersifat rutin, kehilangan selera makan, rentan terhadap kecelakaan, dan sebagainya. Akibat stres dapat dikelompokkan dalam tiga kategori umum: gejala fisiologis, gejala psikologis, dan gejala perilaku.

 

5. Pendekatan

Proses dimana seseorang melakukan pendekatan yang memeiliki tujuan untuk adanya kedekatan atau hubungan yang lebih intensif. Cara dimana individu mengenalkan dirinya dengan individu lain agar dikenal dan diketahui oleh individu lain yang memiliki maksud mempererat hubungan.

 

6. Emosi

Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan kerika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Emosi adalah situasi saat seorang karyawan mengekspresikan emosi-emosi yang diinginkan secara organisasional selama transaksi antarpersonal di tempat kerja. Konsep kerja emosional muncul dari penelitian-penelitian atas pekerjaan terkait pelayanan, contohnya sebuah maskapai penerbangan mengharapkan pramugari mereka untuk gembira. Tetapi kerja emosional dapat relevan untuk semua jenis pekerjaan. Sebagai contoh, seorang manajer mengharapkan bawahannya untuk bersikap sopan dalam interaksi dengan rekan-rekan kerja.  Tantangan sebenarnya adalah ketika para karyawan harus menunjukkan satu emosi sementara pada saat yang bersamaan mengalami emosi yang lain. Perbedaan ini disebut disonansi emosional. Jika dibiarkan, perasaan terkungkung dari frustasi, kemarahan, dan kebencian akhirnya dapat menyebabkan kelelahan emosional dan kejatuhan mental.

 

7. Kognitif

Kognitif adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan kognitif adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kepercayaan/ pengetahuan seseorang tentang sesuatu dipercaya dapat mempengaruhi sikap mereka dan pada akhirnya mempengaruhi perilaku/ tindakan mereka terhadap sesuatu.

 

8. Behavior

Tingkah laku yang memberika reaksi atau tanggapan serta jawaban sebagai balasan yang dilakukan oleh suatu organisme. Sedikit sekali psikologi pada saat sekarang yang mendefinisikan secara kaku pokok persoalan studinya dengan jalan  mengeluarkan atau tidak memasukkan bagian-bagian utama dari kegiatan manusiawi. Bagian terbesar dari para behavioris yakin, betapa pun obyektifnya pendapat mereka, bahwa masih terdapat tempat kosong dalam psikologi untuk memasukkan variabel-variabel yang menyelangi atau yang masih bisa didugakan. Dengan demikian istilah tingkah laku (behavior) tidak lagi mencakup pengertian behaviorisme keras seperti yang diperjuangkan oleh Watson dan lawan-lawan aliran strukturalisme.

 

9. Memori

Memori atau ingatan adalah suatu kemampuan untuk mengingat apa yang telah diketahui. Seseorang dapat mengingat sesuatu pengalaman yang telah terjadi atau pengetahuan yang telah dipelajari pada masa lalu. Seperti halnya kita, kita pasti akan mengingat peristiwa-peristiwa istimewa, misalnya dalam kegiatan ospek. Untuk mengetahui bagaimana proses mengingat sesuatu pengalaman yang telah terjadi perlu diketahui bagaimana prosesnya manusia bisa menyimpan informasi dalam ingatanya. Informasi yang disimpan dapat berdampak negatif yaitu perilaku traumatis pada seseorang. Namun, dapat pula berdampak positif diantaranya dapat menjadi suatu kenangan individu.

 

10. Psikoanalisa

Sigmund Freud adalah salah satu orang yang berjasa dalam ilmu psikologi. Dia adalah seorang psikiater ternama yang menemukan teori psikoanalisa. Menurutnya teori Psikoanalisa ialah sebagian besar tingkah laku manusia ditentukan oleh motif-motif tak sadar yaitu tingkah laku manusia lebih banyak digerakkan oleh aspek-aspek tak sadar dalam diri. Hal ini dapat dibuktikan dengan skema gunung, dimana daerah bawah—daerah yang paling luas—diduduki oleh alam tak sadar Teori tersebut berkembang menjadi teori tentang kepribadian.

 

11. Motivasi

Pada jaman sekarang ini motivasi merupakan hal yang penting dan menjadi kebutuhan bagi manusia. Motivasi merupakan keinginan, hasrat motor penggerak dalam diri manusia, motivasi berhubungan dengan faktor psikologi manusia yang mencerminkan antara sikap, kebutuhan, dan kepuasan yang terjadi pada diri manusia sedangkan daya dorong yang diluar diri seseorang ditimbulkan oleh pimpinan. Motivasi digolongkan dalam motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik yaitu dorongan internal (muncul dari dalam diri) untuk menjadi kompeten dan mampu melakukan apapun untuk kepentingan dirinya. Sementara motivasi ekstrinsik yaitu motivasi yang berasal dari luar diri individu, baik berupa hadiah maupun hukuman.

 

12. Psikis

Psikis artinya jiwa, dimana setiap manusia memiliki bakat dan kemampuan dengan beberapa tingkat kekuatan psikis dan intuisi. Kemampuan Psikis adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan semua kemampuan paranormal dan keterampilan abnormal. Salah satu bentuk untuk mengatasi psikis yaitu konseling. Banyak orang yang mengalami gangguan psikis terutama pada orang yang telah mengalami situasi-situasi tertentu, misalnya ketika menghadapi ujian nasional. Gangguan tersebut dapat diatasi dengan metode-metode yang tepat, misalnya adanya program motivasi.

 

13. Kepribadian

Kepribadian bukan sebagai bakat kodrati, melainkan terbentuk oleh proses sosialisasi. Kepribadian merupakan kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkah laku sosial tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan. Pada bahasa misalnya, dipandang sebagai cermin kepribadian seseorang karena bahasa diterjemahkan sebagai refleksi rasa, pikiran dan tingkah laku. Oleh karena itu seluruh ide, usulan, dan semua hasil karya pikiran tidak akan diketahui dan dievaluasi orang lain bila tidak dituangkannya dalam bahasa yang baik.

 

14. Tipologi

Tipologi menurut ilmu psikologi terdiri dari dua komponen, yaitu pertama karakter yang dibentuk oleh faktor lingkungan, seperti; malas, rajin, usil, tertutup, dan terbuka. Kedua watak atau disebut juga temperamen, dibentuk oleh faktor genetika, misalnya; masing-masing daerah atau pulau memiliki watak yang berbeda-beda.

 

15. Sifat

Sifat bukanlah suatu adat istiadat yang mengenai kebiasaan dalam suatu komunitas yang akan menjadi rutinitas seseorang. Namun, sifat adalah suatu hal yang sudah mendasar yang menjadi ciri khas sebagai manusia itu sendiri yang sudah diberikan pada Sang Pencipta. Seperti yang diterangkan dalam Al-qur’an, QS.Al Ma”rij (70) / 19: “Sungguh manusia diciptakan bersifat suka menegeluh”. Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang pasti akan mengeluh ketika dirundung kesusahan ataupun kesedihan.

 

16. Batin

Luka batin adalah salah satu bentuk trauma yang dialami oleh banyak orang. Umumnya hampir semua orang pernah mengalami luka batin (dengan kadar yang berbeda-beda dari ringan sampai sangat berat) suatu saat dalam masa hidupnya, baik terjadi saat usia kecil, remaja, dewasa maupun usia tua. Luka batin umumnya terjadi saat seseorang merasa diserang atau dilukai citra dirinya atau harga dirinya. Hal terburuk yang dapat terjadi dari luka batin yaitu bunuh diri. Seperti yang terjadi pada nenek yang mencoba lompat dari jembatan rel kereta api dekat Stasiun Gubeng, Jombang, Jawa Timur (berita.liputan6.com). Diduga ia mengalami depresi, karena sebelumnya ia sering berjalan dekat stasiun tanpa menggunakan busana. Kejadian seperti itu dapat diatasi dengan beberapa pengobatan, misalnya konsultasi.

 

17. Potensi

Potensi adalah kemauan terpendam yang dimiliki seseorang karena kemampuan itu masih ‘terpendam’, maka seseorang harus berusaha menggalinya agar kelihatan. Kemampuan dasar, seperti tingkat intelegensi, kemampuan abstraksi, logika dan daya tangkap,.Etos kerja, seperti ketekunan, ketelitian, efisiensi kerja dan daya tahan terhadap tekanan. Kepribadian, yaitu pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan, serta kebiasaan seseorang, baik jasmaniah, rohaniah, emosional maupun sosial yang ditata dalam cara khas di bawah aneka pengaruh luar.

 

18. Psikopat

Psikopat adalah suatu gejala kelainan yang sejak dulu dianggap berbahaya dan mengganggu masyarakat. Istilah psikopat yang sudah sangat dikenal masyarakat justru tidak ditemukan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (DSM) IV. psikopat tidak tercantum dalam daftar penyakit, gangguan atau kelainan jiwa di lingkungan ahli kedokteran jiwa Amerika Serikat. Psikopat dalam kedokteran jiwa masuk dalam klasifikasi gangguan kepribadian dissosial. Selain psikopatik, ada gangguan prilaku antisosial, perilakunya didominasi oleh kehendak sendiri yang sangat impulsive, asosial, dan amoral yang masuk dalam klasifikasi gangguan kepribadian dissosial.

 

19. Interaksi

Interaksi adalah suatu jenis tindakan atau aksi yang terjadi sewaktu dua atau lebih objek memengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat. Kombinasi dari interaksi-interaksi sederhana dapat menuntun pada suatu fenomena baru yang mengejutkan. Dalam berbagai bidang ilmu, interaksi memiliki makna yang berbeda.

 

20. Perasaan

Perasaan untuk menjelaskan sensasi fisik sentuhan melalui pengalaman atau persepsi. Kata ini juga digunakan untuk menjelaskan sensasi fisik jauh dari sentuhan seperti “perasaan kehangatan”.Dalam psikologi kata ini sering diartikan untuk pengalaman subjektif sadar mengenai emosi.Fenomenologi dan heterofenomenologi adalah pendekatan filosofikal yang menyediakan dasar untuk pengetahuan mengenai perasaan. Banyak sekolah psikoterapi yang bergantung pada terapis memperoleh sejenis kesepahaman perasaan klien, dimana metodologi berlaku. Beberapa teori hubungan antarpribadi juga memiliki peran dalam perasaan berbagi atau kesepahaman satu sama lain. Persepsi dunia fisik tidak menghasilkan dalam reaksi universal di antara penerimanya (lihat emosi), tapi bergantung pada keinginan seseorang untuk menangani situasi, bagaimana situasi ini berhubungan dengan pengalaman masa lalu penerima, dan sejumlah faktor lain. Perasaan juga dikenal sebagai keadaan sadar, seperti yang dihasilkan dari emosi, sentimen atau keinginan. Perasaan dapat diartikan berbeda dengan emosi dalam pengerti emosi bersifat universal. Sementara perasaan adalah respon yang dipelajari tentang sebuah keadaan emosi di lingkungan atau kebudayaan tertentu.

 

21. Ekspresi

Ekspresi adalah hal yang paling penting dalam susunan program PHP. Di dalam PHP, hampir apapun yang anda tulis adalah sebuah ekspresi. Hal yang paling mudah untuk mendefinisikan sebuah ekspresi adalah “apapun yang mempunyai nilai”.

Bentuk yang paling dasar dari ekspresi adalah konstanta dan variabel. Saat anda mengetikkan “$a = 5”, anda memberikan nilai ‘5’ kedalam $a. ‘5’, secara jelas, mempunyai nilai 5, atau dengan kata lain ‘5’ adalah sebuah ekspresi dengan nilai 5 (dalam hal ini, ‘5’ adalah sebuah konstanta integer).

Setelah pemberian nilai ini, anda mengharapkan nilai $a menjadi 5, jadi jika anda menulis $b = $a, anda mengharapkannya seperti jika anda menulis $b = 5. Dengan kata lain, $a adalah sebuah ekspresi dengan nilai 5. Jika segalanya berjalan dengan baik, itulah sebenarnya akan terjadi.

 

22. Stimulus

Stimulus adalah bagian dari respon stimuli yang berhubunngan dengan kelakuan.  perubahan lingkungan internal atau eksternal yang dapat diketahui. Ketika stimulis dimasukan kedalam reseptor sensoris, stimulus akan memengaruhi refleks melalui transduksi stimulus. sebagai proses seseorang menjadi sadar akan segala sesuatu dalam lingkungannya melalui indera-indera yang dimilikinya. Rakhmat (1994:51) menyatakan bahwa persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Dan menurut Atkinson, persepsi adalah proses saat kita mengorganisasikan dan menafsirkan pola stimulus dalam lingkungan. Stimulus adalah rangsangan.

Biasanya dalam ekonomi, pemegang otoritas ekonomi tertinggi biasanya pemerintah akan berikan stimulus/rangsangan apabila keadaan ekonomi lagi lemah agar ekonomi kembali bergairah, misalkan dengan cara :

1. Penurunan tingkat suku bunga, agar dana yang ada di Bank Indonesia dapat mengalir kepada masyarakat banyak.

2. Penghapusan/penurunan bea impor, ini dilakukan agar para importir yang biasa mendapatkan barang dari luar negeri mau mengimpor barang dagangannya dari luar negeri sehingga barang bisa diedarkan di dalam negeri.

3. Penyaluran KUR/Kredit Usaha Rakyat, ini dilakukan agar kegiatan usaha di level bawah dapat bergerak dan berjalan lancar karena ada kucuran kredit lunak yang difasilitasi pemerintah dan perbankan.

 

23. Reaksi

Reaksi adalah hasil dari sikap kegiatan (aksi, protes) yg timbul akibat suatu gejala atau suatu peristiwa: telah terjadi maka bila ada suatu yang di reaksikan seperti reaksi kimia yang di timbulkan oleh reaksi itu lah di sebut reaksi.

 

24. Neurobiologi

Pendekatan Neurobiologi. Otak manusia, dengan 12 milyar sel saraf dan sejumlah penghubung yang hampir tidak terbatas, mungkin merupakan struktur yang paling rumit di alam ini. Kejadian-kejadian psikologi tergambar dalam kebiasaan yang digerakkan oleh otak dan sistem saraf. Pendekatan neurobiologi mencoba mengkhususkan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan kegiatan mental. Reaksi emosional, seperti rasa takut dan marah dapat dibangkitkan pada binatang dengan cara memberi rangsangan elekrik yang lemah pada beberapa bagian tertentu otakbagian dalam.

 

25. Introfer

Menurut Carl Gustav Jung, orang-orang introvert adalah mereka yang terampil dalam melakukan perjalanan ke dunia dalam, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya mereka menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.

 

26. Ekstrofer

Menurut penelitian, orang ekstrovert biasanya lebih mengingat hal-hal positif dari masa lalunya dibanding orang dengan kepribadian lainnya. Jurang kebahagiaan antara orang yang ekstrovert terutama terlihat dengan orang yang berkepribadian nerotik yang memiliki cirri pencemas dan mudah marah.

 

27. Garputala

Penulis “The Seven Secrets of Sound Healing”, Jonathan Goldman, mengatakan instrument seperti garputala dan gong bias menenangkan system saraf yang terlalu tegang. Garputala menciptakan suara yang menenangkan saat anda memukul gong, dan membunyikan garputala.

 

28. Karakteristik

“Mahasiswa harus menunjukkan karakteristik yang berbeda dengan penjual kangkung di pasar. Sebagai mahasiswa, anda berbeda secara nyata dengan orang lain yang tidak memiliki karakteristik seperti anda,” ujar Prof. Dr. Agus Benu.

 

29. Sikap

Richard Denny dalam bukunya  yang berjudul “SELLING TO WIN, Tasted Techniques for Closing the Sale” terbiitan tahun 1988 pada bab ke-16 membahas cara menghindari sikap negatif. Menurutnya, sikap negative ini akan sangat merusak prestasi seseorang itu sendiri, cepat atau lambat.

 

30. Pseudosains

Menurut Lakatos perbedaan antara sains dan pseudosains adalah bahwa sebuah sains mampu menciptakan peramalan-peramalan terhadap fakta-fakta. Peramalan-peramalan yang entah ditemukan atau tidak, terhadap fenomena baru. Pseudosains tidak menciptakan peramalan-peramalan baru dank arena itu gagal disebut sains.

 

31. Abnormal

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Priya Ramadhani, mengatakan, persoalan Jakarta sudah sedemikian kompleks bahkan cenderung abnormal. Menurutnya, pemimpin yang saat ini dibutuhkan Kota Jakarta adalah pemimpin yang abnormal dan mampu membuat dobrakan, tidak harus menjadi ahli.

 

32. Eksperimen

Bidiono menganalisis gagalnya demokrasi pada sejarah pemerintahan tahun 50-an. Menurutnya, eksperimen demokrasi parlementer di tahun 1950-an tidak berhasil karena system politik disfungsional. Demokrasi memang semarak, tetapi ada sesuatu yang hilang, yaitu tidak adanya komitmen bersama untuk membuat system itu makin mantap dan berlanjut.

 

33. Absolut

Absolut, bisa diartikan menjadi mutlak, berasal dari bahasa Inggris, absolute. Dalam pemerintahan, istilah ini adalah satu ciri pemerintahan diktator, dimana pemimpinnya mempunyai kekuasaan mutlak. Istilah absolut juga digunakan dalam bidang matematika untuk menyatakan nilai absolut, yang secara sederhana berarti selalu positif.

 

34. Psikometri

Salah satu bentuk tes psikometri adalah tes kemampuan. Dikenal juga dengan nama ability atau aptitude test/ tes potensi akademik. Tes ini memberikan informasi mengenai potensi seseorang. Tes kemampuan berbeda dengan tes IQ atau tes kecerdasan.

 

35. Variabel

Variabel adalah objek penelitian, atau apa yang menjadi fokus di dalam suatu penelitian. Menurut F.N. Kerlinger variabel sebagai sebuah konsep. Variabel merupakan konsep yang mempunyai nilai yang bermacam-macam. Suatu konsep dapat diubah menjadi suatu variabel dengan cara memusatkan pada aspek tertentu dari variabel itu sendiri.

 

36. Respon

Respons adalah istilah yang digunakan oleh psikologi untuk menamakan reaksi terhadap rangsang yang diterima oleh panca indera. Respons biasanya diujudkan dalam bentuk perilaku yang dimunculkan setelah dilakukan perangsangan. Teori Behaviorisme menggunakan istilah respons yang dipasangkan dengan rangsang dalam menjelaskan proses terbentuknya perilaku. Respons adalah perilaku yang muncul dikarenakan adanya rangsang dari lingkungan. Jika rangsang dan respons dipasangkan atau dikondisikan maka akan membentuk tingkah laku baru terhadap rangsang yang dikondisikan.

 

37. Kinestetik

Orang Kinestetik memiliki suatu kecenderungan memproses informasi melalui tangan dan kaki atau indra peraba. Mereka belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Mungkin mereka suka acting? Kurang tau ada hubungannya atau tidak.

 

38. Analisis

Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan.

 

39. Neurobiologi

Neurologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sistem saraf. Dokter yang mengkhususkan dirinya pada bidang neurologi disebut neurolog dan memiliki kemampuan untuk mendiagnosis, merawat, dan memanejemen pasien dan kelainan saraf. Kebanyakan para neurolog dilatih untuk menangani pasien dewasa. Untuk anak-anak dilakukan oleh neurolog pediatrik, yang merupakan cabang dari pediatri atau ilmu kesehatan anak.

 

40. Sentimen

Juru bicara Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), Ibrahim Hooper mengatakan, ada peningkatan sentimen anti-Muslim di Amerika Serikat, yang menciptakan lingkungan, di mana tindakan diskriminatif terhadap komunitas Muslim ditoleransi. Kelompok-kelompok ekstremis dalam beberapa pekan terakhir, telah menekan perusahaan iklan untuk menarik tayangan mereka dari program TV, yang bertema “All-American Muslim” di mana memperlihatkan kehidupan lima keluarga Muslim di Amerika.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s